jika aku ditakdirkan menjadi lilin kecil yang akan habis waktunya saat api membakar tubuh ku.
aku lilin kecil yang akan menghangantkan mu dikala angin kencang datang untuk menemani malam mu . dan aku akan menghangatkan tubuh mu . aku disini hadir untuk menemani mu , jika aku ditakdirkan sebagai udara di hidup mu maka aku akan menjadi udara yang selalu menyejukkan hati dan fikiran mu di pagi hari disaat kamu membuka mata .
tapi , aku di takdirkan oleh Tuhan menjadi seorang manusia yang tidak sempurna . kamu pun tahu akan hal itu . aku tak pernah menuntut mu untuk jadi yang sempurna dan aku tidak pernah menuntut mu agar engkau tetap bersama ku selamnya . tidak . bukan kah setiap manusia itu dipersatukan dan dipisahkan oleh Tuhan sekalipun mereka berjodoh dan mereka bersama-sama sampai tua pastikan mereka akan berpisah .
jika aku di takdirkan menjadi lilin kecil untuk mu maka aku akan menjadi orang yang paling pertama menghangatkan tubuh mu . hasrat hati ingin memeluk mu dalam dinginya malam , namun apalah daya ku aku hanya sebuah lilin kecil yang akan habis waktunya ketika Tuhan berkata aku harus berpisah dengan mu . dan yang menggantikan kehangatna itu adalah dia , dia yang bisa menghangatkan mu dengan pelukan dan usapan yang lembut di kepala mu .
jika aku ditakdirkan menjadi udara maka aku akan selalu hadir disaat kamu pertama membuka mata dan menutup mata saat matahari berganti menjadi bulan . aku akan selalu menjdi udara segar saat kamu membutuhkan aku akan hadir untuk mu . aku dan kamu memang beda aku adalah udara dan kamu adalah kamu . aku dan kamu takan pernah bisa bersatu , takkan bisa memeluk mu layaknya dia yang selalu ada dan selalu erat mendekap mu di dinginya udara pagi . aku hanya bisa memeluk sebagai udara .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar